Thursday, 4 February 2016

TUGAS 4 PENGANTAR TELEMATIKA

Pada postingan sebelumnya telah dibahas mengenai “PengertianTelematika dan Perkembangan Telematika” , “Arsitektur Telematika” serta “Beberapa Kasus Cyber Crime”. Membahas lebih lanjut mengenai Telematika, maka kali ini saya akan membahas mengenai perkembangan telematika di masa yang akan datang serta dampak positif dan negatifnya.



Telematika dapat diartikan sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.

Sunday, 6 December 2015

TUGAS 3 PENGANTAR TELEMATIKA

Membahas lebih lanjut mengenai “Perkembangan Telematika”, pada postingan kali ini akan membahas mengenai dampak negative dari perkembangan telematika. Perkembangan telematika yang semakin pesat membuat banyak pihak menggunakan teknologi untuk memperoleh keuntungan secara sepihak dan menyebabkan kerugian bagi banyak orang. 


Banyak kasus cyber crime yang telah terjadi baik di negara maju maupun berkembang, tidak terkecuali di Indonesia. Berikut 5 artikel kasus cyber crime yang dikutip dari berbagai sumber :

1. Skimming ATM oleh WN Bulgaria di Bali

Dikutip dari artikel berita tribunnews.com yang berjudul “WN Bulgaria Tersangka Skiming ATM di Bali tiba di Bareskrim Polri”.

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri akhirnya berhasil menjemput pelaku kejahatan skimming ATM di Bali, bernama IIiev Dimitar Nikolov yang adalah WN Bulgaria dari tempat persembunyiannya di Bosnia.

Monday, 2 November 2015

TUGAS 2 PENGANTAR TELEMATIKA



Pada postingan sebelumnya telah dibahas mengenai "Pengertian dan Perkembangan Telematika". Untuk melanjutkan pembahasan mengenai telematika maka pada postingan kali ini akan membahas mengenai arsitektur telematika. Berikut pembahasan lengkapnya :

ARSITEKTUR TELEMATIKA

Arsitektur Telematika dapat diartikan sebagai struktur desain komputer dan semua rinciannya (sistem sirkuit, chip, bus untuk ekspansi slot, BIOS dan sebagainya).

Wednesday, 28 October 2015

TUGAS 1 PENGANTAR TELEMATIKA



Pada postingan kali ini saya akan membahas mengenai pengertian telemetika dan perkembangan telematika. Berikut ini pembahasan lengkapnya :

I. PENGERTIAN TELEMATIKA
Telematika merupakan adopsi dari bahasa Prancis yang sebenarnya adalah “TELEMATIQUE” yang kurang lebih dapat diartikan sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.

Tuesday, 21 July 2015

TUGAS 7 BAHASA INDONESIA 2 : PENGARUH KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP TINGKAT PENJUALAN


            Persaingan dalam dunia usaha merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh setiap perusahaan. Strategi pemasaran terbaik dilakukan untuk memperoleh perhatian pelanggan baru, merebut pelanggan dari perusahaan pesaing dan mempertahankan pelanggan setia. Berbagai strategi tersebut dilakukan pula untuk memberikan kepuasan terhadap pelanggan. Definisi Kolter dan Armstrong (2010 :13) mengenai kepuasan pelanggan adalah the extent to wich a products perceived performance matches a buyers expectation. Kepuasan pelanggan adalah tingkat dimana suatu pencapaian performa dari sebuah produk yang diterima oleh konsumen sama dengan ekspektasi konsumen itu sendiri. Pelanggan yang merasa puas akan meningkatkan volume penjualan dan perusahaan akan mampu menghadapi persaingan yang ketat.
Tingkat kepuasaan pelanggan  dipengaruhi oleh kualitas poduk yang ditawarkan. Kualitas produk menurut Kotler dam Armstrong (2010 : 229) adalah the characteristic of a product or service that bear on its ability to satisfy stated or implied customer needs. Kualitas produk adalah karakteristik sebuah produk atau jasa yang memberikan kemampuan untuk mencukupi kebutuhan palanggan. Kualitas produk yang semakin baik akan semakin memberikan rasa bahagia pada pelanggan, sehingga menciptakan kepuasan tersendiri bagi para pelanggan yang menyukai produk tersebut.
            Faktor lain yang mempengaruhi kepuasan pelanggan adalah kualitas pelayanan.  Pelayanan menurut Kotler dan Amstrong (2001) adalah setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain. Pada dasarnya jasa tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apapun. Produksi jasa mungkin berkaitan dengan produk fisik atau tidak. Menurut Zeithalm et.al (2009 : 111) lima dimensi untuk mengukur kualitas pelayanan adalah reliability, responsiveness, assurance, emphaty dan tangibles. Kualitas pelayanan yang baik akan memberikan rasa nyaman dan kepercayaan pada pelanggan, sehingga mampu meningkatkan kepuasan pelanggan.
Kepuasan pelanggan telah menjadi prioritas utama perusahaan demi menaikan tingkat penjualan. Semakin tinggi tingkat kepuasan pelanggan maka semakin banyak respon positif yang diberikan. Secara tidak langsung respon tersebut mampu mempengaruhi permintaan pasar terhadap produk yang ditawarkan perusahaan dan akhirnya memberi nilai tambah pada tingkat penjualan.  Untuk meningkatkan kepuasan pelanggannya setiap perusahaan secara terus-menerus dan berkesinambungan berusaha memberikan kualitas produk dan kualitas pelayanan yang prima kepada pelanggannya. Saat ini banyak perusahaan yang membuat ide-ide kreatif dalam menciptakan produk berkualitas dan strategi khusus untuk melatih karyawan dalam melakukan pelayanan kepada pelanggan. Tingkat persaingan yang sangat ketat membuat pelanggan dimanjakan dengan begitu banyak pilihan produk dan layanan dari berbagai perusahaan. Perusahaan yang mampu mengikuti perkembangan pasar dan memahami kebutuhan pelanggan akan bertahan ditengan persaingan bahkan mampu berada di posisi atas.

Daftar Pustaka :

Mohamad Rizan dan Fajar Andika.2011.Pengaruh Kualitas Produk dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan (Survei Pelanggan suzuki, Dealer Fatmawati, Jakarta Selatan). Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia.

TUGAS 6 BAHASA INDONESIA 2 : PENGARUH HARGA TERHADAP PENJUALAN

Setiap perusahaan menggunakan sistem pemasaran yang berbeda tergantung kebutuhan dari perusahaan tersebut. Secara teoritik, kebijakan yang ditentukan oleh perusahaan dalam memasarkan hasil produksinya adalah kombinasi dari empat bagian pemasaran yang dikenal dengan marketing mix. Menurut Basu Swastha dan Irawan (2002:78): “Marketing Mix  adalah kombinasi dari empat variabel yang merupakan inti dari sistem pemasaran yaitu produk, struktur harga, kegiatan promosi, dan sistem distribusi”. Kegiatan yang dimaksudkan yaitu: produk, harga, distribusi dan promosi. Salah satu unsur kegiatan dari ke empat variabel disamping produk, distribusi dan promosi adalah harga. Harga sangat berpengaruh dalam tingkat penjualan, karena meskipun produk sudah ditawarkan dengan baik, namun jika tidak disertai dengan harga yang sesuai penjualan tidak akan meningkat.
            Definisi harga menurut M. Fuad dan Christine (2001 :129) : “Harga adalah sejumlah kompensasi (uang maupun barang) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi barang atau jasa”. Dari definisi tersebut harga adalah sejumlah uang yang harus dibayar oleh konsumen untuk mendapatkan suatu produk. Sedangkan definisi penjualan menurut Basu (2001 : 8) : “Penjualan merupakan ilmu seni mempengaruhi pribadi yang dilakukan oleh penjual untuk mengajak orang lain agar bersedia membeli barang atau jasa yang ditawarkan”. Dari definisi tersebut penjualan adalah kegiatan yang dilakukan penjual untuk menjual suatu produk kepada pembeli. Dari ke dua definisi tersebut harga sangat berpengaruh terhadap penjualan, karena sebelum melakukan penjualan salah satu hal yang harus dilakukan oleh perusahaan adalah menentukan harga jual suatu produk sesuai dengan biaya produksi, kualitas produk, laba yang diinginkan dan kemampuan pembeli.
            Banyak jurnal yang telah membahas pengaruh harga terhadap penjualan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui persentase pengaruh harga terhadap penjualan produk suatu perusahaan. Devita Widya Ariyanti telah melakukan penelitian mengenai pengaruh kualitas pelayanan, harga, dan promosi terhadap volume penjualan pada pelanggan Pizza Hut di Solo. Hasil penelitian menyatakan bahwa, harga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap volume penjualan sehingga pihak Pizza Hut dalam penentuan harga telah memperhatikan kesesuaian harga yang ditawarkan dengan menu yang disajikan serta kemudahan dalam melakukan pembayaran. Dari penelitian tersebut terbukti adanya pengaruh harga terhadap penjualan.

Sumber :
Basu Swastha dan Irawan. 2002. Manajemen Pemasaran Modern . Yogyakarta : Liberty Offset.
Fuad, M dan Christine.2001. Pengantar Bisnis . Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Devita Widya Ariyanti.2014. Pengaruh Kualitas Pelayanan, Harga, dan Promosi Terhadap Volume Penjualan pada Pelanggan Pizza Hut di Solo. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta.